Misteri Gunung Padang yang Sampai Kini Belum Terungkap

Situs Megalitikum, Gunung Padang yang berada di perbatasan antara Cianjur dan Sukabumi memiliki banyak misteri didalamnya.  Menurut para ahli, diperkirakan situs ini pembuatannya lebih awal dari Candi dan Piramida. Sampai-sampai beredar rumor bahwa Situs Gunung Padang ini dibuat oleh sebuah kekuatan magis yang bisa membentuk sebuah bangunan dengan bahan batu yang tersusun rapih dan lokasinya berada di atas bukit.

Sejarah Gunung Padang

Banyak orang yang penasaran dengan hal ini, karena penemuan Situs Gunung Padang ini cukup menggemparkan dunia. Sebab, menurut beberapa ilmuwan ada yang mengatakan Gunung Padang ini terbuat sekitar 4700 SM bahkan ada yang bilang 10.000 SM, ini artinya situs Gunung Padang ini dibuat pada Zaman Es. Pada Zaman Es banyak yang mempercayai bahwa manusia pada masa itu masih primitif. Artinya, mustahil mereka pada waktu itu bisa membuat Situs Gunung Padang yang begitu menakjubkan ini

Cagar Budaya Situs gunung Padang
jadiberita.com

Di tempat lokasi wisata Cagar Budaya ini, terdapat seorang petugas yang bernama Pak Nanang. Beliau menjelaskan cerita tentang pertama kali ditemukannya Situs Gunung Padang oleh masyarakat setempat.

Masyarakat yang pertama kali menemukan Situs Gunung Padang adalah para petani yang sedang berladang. Para petani tersebut bernama Bapak Abidin, Endi dan Soma. Ketika pertama kali ditemukan, situs itu tertutup oleh lebatnya semak belukar dan pepohonan. Sehingga, jika ingin ke sana harus membawa obor. Oleh sebab itulah, maka oleh masyarakat di sana tempat itu sering di sebut Gunung Siang Padang yang berarti Siang Terang.

Misteri Gunung Padang

Menurut pernyataan Pak Nanang, Gunung padang terdir dari 5 teras. Setiap bagian teras mempunyai nama tersendiri.

  1. Pamuka Lawang (Pembuka Pintu) adalah sebutan untuk teras pertama. Teras pertama ini berada paling bawah, ditandai dengan adanya dua buah batu yang berdiri dan posisinya seperti itu.
  2. Buka Masigit adalah sebutan untuk teras kedua, di sebut Buka Masigit karena bentuk batuan-batuannya yang menyerupai masjid.
  3. Mahkota Dunya yang artinya Mahkota Dunia adalah sebutan untuk teras ke tiga.
  4. Di teras ke empat ada yang menyebut Batu kanuragan tapi ada juga yang menyebut dengan Tapak Kujang.
  5. Sedangkan, untuk teras ke lima atau yang terakhir disebut dengan Singgasana. Pada teras kelima terdapat salah satu batu Singgasana, batu itu merupakan tempat yang pernah disinggahi Prabu Siliwangi untuk menenangkan diri atau bersemedi. Di teras kelima juga ada sebuah batu yang di anggap tempat yang pernah disinggahi para wali songo.

Ada juga salah satu masyarakat sekitar yang beranggapan bahwa Situs Megalitikum Gunung Padang itu merupakan salah satu kebesaran Allah SWT. Alasannya, sisi-sisi batu Megalitikum itu berjumlah segi lima. Menurutnya, mungkin itu bisa diartikan sebagai rukun islam yang berjumlah lima. Di sisi lain, ada juga bebatuan yag mempunyai segi enam dan segi empat. Masih menurutnya, mungkin hal itu menunjukkan makna bahwa rukun iman yang berjumlah enam dan jumlah rakaat shalat yang paling banyak berjumlah empat. Selanjutnya, beliau juga memberitakuan bahwa Gunung Padang itu sejajar dengan Gunung Gede Pangrango yang posisinya itu sama-sama mengharap ke arah kiblat.

Di Situs Gunung Padang juga terdapat sebuah Goa yang sampai sekarang masih menjadi misteri. Situs Gunung Padang ini memang masih banyak menyimpan misteri, tak ayal Situs ini banyak dikunjungi oleh para wisatawan lokal maupun Mancangara. Biasanya mereka datang ke Situs Gunung Padang ini untuk berlibur dan menjawab rasa penasaran mereka akan keberadaan Situs Gunung padang yang cukup menggemparkan dunia. Bahkan tak jarang juga banyak para peneliti dari dalam maupun luar negeri yang sengaja datang untuk melakukan penelitian.

Selain masih penuh misteri dari segi ilmiahnya karena perbedaan pendapat dan sanggahan tentang terbentuknya Gunung Padang ini pada Zaman Es, Gunung padang juga banyak menyimpan kisah mistisnya. Biasanya pada malam hari terutama malam Jumat Kliwon atau malam di bulan Maulid banyak orang yang datang ke Situs ini untuk berziarah. Mereka biasanya datang ke sana mempunyai kepentingan tertentu, ada yang minta penyembuhan, minta penasihan, minta kenaikan pangkatt dan masih banyak hal yang lainnya. Sebenarnya hal ini termasuk dalam dosa Syirik. Dosa yang tidak diampuni oleh Allah.

Lepas dari ceritas mistis dan sgela misterinya, Situs Megalitikum Gunung Padang ini merupakan kekayaan budaya yang luar biasa dimiliki bangsa Indonesia yang harus dilestarikan keberadaannya. Sudah seharusnya, kita semua turut andil menjaga kelestarian Cagar Budaya ini dengan menjaga kebersihan dan kenyamanan Situs Gunung Padang ketika kita berkunjung ke sana.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *