Curug Sawer Sukabumi, Wisata Alam yang Menyejukkan Jiwa

Jika anda mempunyai rencana berlibur bersama keluarga untuk melepas penat setelah seminggu padat dengan aktifitas, cobalah berlibur menuju Curug Sawer. Di sini anda dapat menikmati sejuknya udara khas pegunungan serta segarnya air terjun yang sangat dingin tentunya.

Curug Sawer merupakan salah satu tempat wisata air terjun yang berada di desa Sukamaju, kecamatan Kadudampit, kabupaten Sukabumi. Tempat wisata ini juga menjadi salah satu wisata alam favorit warga Sukabumi. Letaknya masih berdekatan dengan Situ gunung dan masih berada di kaki Gunung Gede Pangrango. Adapun ketinggian curug ini kurang lebih 25 – 30 meter.

kalau dilihat dari namanya, tempat wisata alam yang satu ini memang unik. Nama Curug Sawer sendiri didapat karena besarnya percikan curug yang jatuh ke bawah dan kerap kali membuat percikan (sawer) yang keras. Oleh sebab itu, walaupun anda berada jauh dari air terjun ini, tubuh anda akan tetap basah terkena percikan air terjun tersebut. Dari sinilah nama Curug Sawer itu muncul. Di kawasan wisata ini pula anda dapat menemukan beberapa anak sungai yang oleh pengunjung biasanya digunakan untuk mandi. Air di curug ini sangat dingin, maka kalau anda tidak kuat terhadap kedinginan sebaiknya jangan mandi di curug ini, hehe.

Rute Menuju Curug Sawer

panjirelawan.deviantart.com
panjirelawan.deviantart.com

Dari pusat kota Sukabumi, Curug Sawer berjarak sekitar 16 km. Adapaun keadaan jalan menuju kawasan wisata Curug Sawer ini cukup bagus sehingga bisa dilalui oleh kendaraan roda hingga roda enamn, Pintu awal masuk menuju kawasan wisata ini terletak di samping kantor polisi Cisaat yang berada di Jl. Cisaat.

Jika dari terminal Sukabumi, anda terlebih dahulu bisa naik angkot 08 berwarna hijau jurusan Sukabumi – Cisaat. Kemudian nanti turun di depan alun-alun Cisaat. Selanjutnya anda tinggal menyebrang lalu jalan ke arah pangkalan angkot Kadudampit berwarna merah yang tak jauh dari alun-alun Cisaat. Hal yang harus anda tau, para supir angkot Kadudampit ini tidak mengantar anda sampai ke gerbang masuk lokasi wisata Curug Sawer. Kalau ingin langsung sampai, anda harus membayar lebih kepada supir angkotnya.

Untuk menuju Curug Sawer, ada dua jalur (Jalan Kaki) yang bisa kamu coba. Yakni dari perkemahan Cinumpang dan perkemahan Situ Gunung. Jika ingin memacu adrenalin, anda bisa mengambil jalur pemberangkatan dari perkemahan Situ Gunung dan pulang lewat perkemahan Cinumpang. Jalur perkemahan Situ Gunung lumayan berat karena anda harus naik turun melewati jalan setapak yang berada di pinggir jurang. Sedangkan jika anda melalui jalur perkemahan Cinumpang, medan yang dilalui cukup mudah.

Bagi para wisatawan, kebanyakan mereka memilih jalur kedua yaitu lewat jalur perkemahan Cinumpang. Karena lewat jalur ini relatif lebih dekat dan mudah tak seperti jalur perkemahan Situ Gunung yang berat. Jalur ini dimulai dari sebuah gerbang pintu masuk yang di mana di sana akan dijumpai persimpangan jalan bercabang dua. Jika mengambil jalan lurus anda akan menuju area perkemahan Cinumpang. Sedangkan jika ke arah kanan maka anda akan menuju perkemahan Situ Gunung. Untuk menuju ke arah sana, anda bisa berjalan kaki, menyewa ojek atau membawa kendaraan pribadi. Adapun dari gerbang masuk menuju area perkemahan kurang lebih 1 km. Setibanya di area perkemahan Cinumpang, anda bisa melanjutkan perjalanan dengan berjalan kaki menyusuri jalan setapak sejauh kurang lebih 1 km menuju Curug Sawer.

Tiket dan Parkir

lisa-marcelaskytwo.blogspot.com
lisa-marcelaskytwo.blogspot.com

Harga tiket masuk menuju Curug Sawer dan parkirnya melalui area perkemahan Cinumpang adalah Rp. 3.000 per orang. Sedangkan jika anda ingin camping di area ini harus membayar Rp. 5.000 per hari. Di kawasan wisata Curug Sawer juga terdapat beberapa fasilitas seperti warung makan, mushola, toilet dan pusat informasi.

Demikian beberapa uraian singkat mengenai kawasan wisata Curug Sawer Sukabumi. Semoga informasi ini dapat bermanfaat, khususnya bagi anda yang ingin merasakan panorama alam yang menyejukkan ini.

Pesona Keindahan Air Terjun Curug Cikaso Sukabumi

Curug Cikaso merupakan air terjun yang lokasinya berada di kawasan wisata Ujung Genteng. Mengapa di sebut Curug Cikaso? Karena air terjun ini mengalir dari anak sungai Cikaso. Sungai Cikaso sendiri mengalir dari hulunya yang berada di kawasan Sukabumi Utara hingga selesai dengan muaranya yang ada di Pantai Selatan di Sukabumi Selatan, tepatnya di daerah Surade.

Indahnya Curug Cikaso

flickr.com
flickr.com

Dari hulu sampai muaranya, air sungai mengaliri beberapa curaman tebing-tebing sehingga membuat curahan air terjun yang begitu menakjubkan dan mengesankan. Sungguh sangat disayangkan rasanya bila anda tidak mengunjungi Curug Cikaso ini ketika berlibur ke kawasan Wisata Ujung Genteng. Memang Curug Cikaso ini belum begitu terkenal seperti Pantai Ujung Genteng, oleh karena itu keasrian tempat ini masih sangatlah alami, sebab belum banyak orang yang mengetahui dan mendatanginya.

happytrailsindonesia.com
happytrailsindonesia.com

Nama sebenarnya Curug Cikaso ini adalah Curug Luhur. Namun kebanyakan orang lebih dikenal dengan nama Curug Cikaso dibanding Curug Luhur. Curug Cikaso tercipta dari tiga buah titik air terjun yang saling berdampingan dalam satu tempat yang di bagian bawahnya ada sebuah kolam yang airnya itu memiliki warna hijau kebiru-biruan. Kedua titik air terjun bisa dilihat dengan jelas, akan tetapi satu titik air lagi tidak dapat terlihat jelas karena tertutupi tebing yang memnghadap ke arah timur. Ketiga air terjun itu mempunyai nama masing-masing, yang paling kanan itu bernama Curug Aki, yang tengah bernama Curug Meong dan yang kiti bernama Curug Asepan. Ketiga curug tersebut mmpunyai ketinggian sekitar 90 meter dengan lebar tingginya kurang lebih 100 meter.

Curug Cikaso ini berada di antara Surade dan Jampang Kulon. Gemercik air terjun terlihat sangat indah dan menawan, wajar bila pemandangan air terjun Curug Cikaso ini menjadi bidikan favorit para fotografer yang bisa anda lihat di berbagai website wisata atau pun website personal yang ada di Internet. Banyak orang yang mengetahui kawasan wisata Ujung Genteng itu hanya sebatas pesona pantainya saja, namun ternyata ada pesona alam lain selain pantai yaitu curug. Selain Crug Cikaso yang bisa anda jumpai, ada juga curug-curug lainnya yang cukup terkenal seperti Curug Cigansa dan masih banyak lagi yang lainnya.

Rute menuju Curug Cikaso

Mempunyai jarak tempuh kurang lebih 9 KM dari Surade, 16 KM dari Jampang Kulon, 31 KM dari Ujung Genteng, 71 KM dari Pelabuhan Ratu dan sekitar 111 KM dari pusat kota Sukabumi. Biasanya perjalanan menuju Curug Cikaso dimulai dari daerah Surade yang bisa menghabiskan waktu sekitar 30 menit dengan menggunakan motor atau mobil. Jalan yang dilalui dari Surade sampai pertigaan Cikaso cukup berliku dan beraspal bagus. Akan tetapi, diakhir perjalanan akan banyak dijumpai kondisi jalan yang kurang bagus dan berbatu.

Selain dengan menggunakan kendaraan pribadi, anda juga bisa menggunakan kendaraan umuum dengan menaiki angkot dari Surade dengan jurusan surade – Cikaso. Nanti ketika sudah menaiki angkot, anda harus turun di jalan raya Cikaso, tepatnya di simpang tiga menuju curug. Oh iya, tarif angkot ini sekitar Rp. 6.000,-.

Dari simpang tiga ini perjalanan dilanjutkan dengan berjalan kaki sejauh 2 km menuju Curug. Sepanjang perjalanan anda akan disuguhkan pemandangan sawah dan suasana khas pedesaan yang masih asri. Namun jika malas berjalan, anda bisa ikut menumpang truk pasir yang biasanya sering lewat menuju curug. Selain itu, anda juga bisa menggunakan sampan dengan menyisir sungai Cikaso. Anda bisa menemukan sampan ini disekitar jembatan Cikaso. Butuh waktu sekitar 15 menit dari simpang tiga tadi sampai sampai di Curug Cikaso jika menggunakan Sampan. Adapun harga sewa sampan kurang lebih Rp. 70.000/sampan (Bisa menampung 12 orang). Jika sudah sampai di dekat tepian daratan yang akan menuju curug, maka perjalanan diteruskan dengan berjalan kaki menapaki jalan setapak sejauh 100 meter sampai tiba di lokasi Curug Cikaso.

tripadvisor.com
tripadvisor.com

Fasilitas dan Akomodasi

Fasilitas yang ada di Curug Cikaso ini belum terlalu banyak karena memang Curug ini tergolong cukup baru dan belum terlalu dikelola maksimal. Namun, di sana anda bisa menemukan beberapa warung makan, toilet serta kios yang menjual berbagai souvenir dan cindra mata. Sayangnya di tempat ini belum ada tempat sampah, sehingga sampah sering berserak dimana-mana akibat tidak adanya kesaran dari pengunjung atau pun pengelola warung makan.

Selain itu, ada beberapa objek wisata di sekitar Curug Cikaso seperti Goa Aul, Jeram Seungkeu dan juga muara serta pantai Cikaso.